Say No To Galau
“
Galau “, siapa sih yang enggak tau kata yang satu ini. kata yang satu ini
sedang trend di kalangan remaja, ABG ( anak baru gede ), bahkan sampai orang
tua. Kata galau menandakan seseorang sedang mengalami kecemasan , kegelisahan
dan kesedihan pada jiwanya. Intinya galau itu menggambarkan kondisi perasaan
atau pikiran yang sedang kacau. Penyebab dari galau beraneka ragam. Galau
karena jomblo, galau judul skripsi enggak diterima-terima, galau belum
mendapatkan pekerjaan , dan masih banyak lagi.
Kata
galau sering sekali di ekspresikan dalam jejaring sosial seperti di facebook,
dan twitter. Kata galau juga menjadi kata slogan bagi anak muda
zaman sekarang. Kata galau menjadi obat mengekspresikan suasana hati yang
sedang gundah gulana.
Banyak
orang mengartikan galau dengan negative word, jika kita mengistilahkan
galau sebagai negative word maka percaya atau tidak galau akan membuat
kita tidak bahagia. Namun jika kita mengartikan galau adalah God Always
Listening Always Understanding ( Tuhan selalu mendengar dan mengetahui
perasaan yang sedang kita hadapi ). Ketika galau kita harus menyerahkan
semuanya kepada Allah. Allah maha mendengar dan Allah tidak pernah tidur.
Bila
galau sedang menghampiri hati dan pikiran kita, maka sebaiknya ceritakan kepada
orang lain, misalnya sahabat, orang tua atau saudara. Jangan sampai galau di
pendam sendirian. Karena itu akan mengakibatkan depresi. Jika depresi tak
kunjung diobati akan menuju penderitaan kebatinan. Seseorang yang merasakan
galau pasti ada indikasi-indikasinya. Indikasi umum yang sering terjadi adalah
timbulnya perasaan sedih, emosian, serba bingung, cemas, senang menyendiri,
berfikir tidak logis, hingga berperilaku tidak seperti biasanya.
Guys,
ternyata galau juga berbahaya lho, galau adalah penyikapan yang dilakukan
seseorang atas masalah yang menimpanya. Setiap orang pasti memiliki masalah
dengan kadar yang berbeda-beda. Gakau adalah salah satu contoh masalahnya.
Berbagai cara sering dilakukan untuk menghilangkan rasa galau yang menimpa.
Salah satu contohnya mempublikasikan kegalaunya di media sosial ( facebook,
twitter, BBM, WA, Line dan sebagainya ).
Bahaya
guys , bila kegalauan kita disebarkan dimedia apapun. Kita ingin mencari solusi
kan , namun terkadang pada akhirnya akan menambah masalah. Galau sendiri itu kan
masalah hati kenapa harus disampaikan rame-rame hingga seluruh Indonesia bahkan
seluruh dunia itu tau. Bila galau sudah memasuki medium galau tingkat tinggi
atau bahasa kerenya galau tingkat dewa maka wajib segera untuk diobati jangan
sampai galau menular ke sendi manapun. Hati yang cemas , pikiran kosong ,
gundang gulana, bimbang, emosian , perasaan tidak tenang, , perasaan tidak
tenang, hampa, sedih , dan biasanya akan lari ke rokok, minuman dan aktivitas
negative lainya.
Berikut
beberapa hal yang harus dihindari ketika sedang galau :
1. 1. Hindari
music melankolis
Music
melankolis malah akan membuat perasaan kita semakin tidak karuan, bagi pegalau
yang sedang mengalami galau tingkat dewa sebaiknya mendengarkan music yang
bersemangat yang akan membuat pikiran kita menjadi tenang dan fres lagi.
2. 2. Perbanyak
menangis
3. Menangis
bukan berarti kita ceneng. Meangis dapat mengeluarkan hormon stress yang
bernama endorphin leucine enkhaphalin dan prolactin yang dapat
membantu kita mengurangi resiko darah tinggi.
3. 4. Curhat
Dengan
curhat dengan sahabat orang tua atau pun saudara mungkin mereka akan membantu
kita menemukan solusi dari permasalahan yang membuat kita menjadi galau.
4. 5. Liburan
Berlibur
dapat membuat kitra menghilangkan kepenatan jiwa dan perasaan kita yang
sebelumnya tegang akan sedikit kendor dan bahkan hilang.
Guys
, itulah pemaparan tentang “ galau “ dan semoga kita lebih bisa lagi
menghindari yang namanya kata “ galau “. Semoga informasi ini bermanfaat untuk
anda , Terimakasih !