Rabu, 12 Oktober 2016

Say No To Galau

“ Galau “, siapa sih yang enggak tau kata yang satu ini. kata yang satu ini sedang trend di kalangan remaja, ABG ( anak baru gede ), bahkan sampai orang tua. Kata galau menandakan seseorang sedang mengalami kecemasan , kegelisahan dan kesedihan pada jiwanya. Intinya galau itu menggambarkan kondisi perasaan atau pikiran yang sedang kacau. Penyebab dari galau beraneka ragam. Galau karena jomblo, galau judul skripsi enggak diterima-terima, galau belum mendapatkan pekerjaan , dan masih banyak lagi.
Kata galau sering sekali di ekspresikan dalam jejaring sosial seperti di facebook, dan twitter. Kata galau juga menjadi kata slogan bagi anak muda zaman sekarang. Kata galau menjadi obat mengekspresikan suasana hati yang sedang gundah gulana.
Banyak orang mengartikan galau dengan negative word, jika kita mengistilahkan galau sebagai negative word maka percaya atau tidak galau akan membuat kita tidak bahagia. Namun jika kita mengartikan galau adalah God Always Listening Always Understanding ( Tuhan selalu mendengar dan mengetahui perasaan yang sedang kita hadapi ). Ketika galau kita harus menyerahkan semuanya kepada Allah. Allah maha mendengar dan Allah tidak pernah tidur.
Bila galau sedang menghampiri hati dan pikiran kita, maka sebaiknya ceritakan kepada orang lain, misalnya sahabat, orang tua atau saudara. Jangan sampai galau di pendam sendirian. Karena itu akan mengakibatkan depresi. Jika depresi tak kunjung diobati akan menuju penderitaan kebatinan. Seseorang yang merasakan galau pasti ada indikasi-indikasinya. Indikasi umum yang sering terjadi adalah timbulnya perasaan sedih, emosian, serba bingung, cemas, senang menyendiri, berfikir tidak logis, hingga berperilaku tidak seperti biasanya.
Guys, ternyata galau juga berbahaya lho, galau adalah penyikapan yang dilakukan seseorang atas masalah yang menimpanya. Setiap orang pasti memiliki masalah dengan kadar yang berbeda-beda. Gakau adalah salah satu contoh masalahnya. Berbagai cara sering dilakukan untuk menghilangkan rasa galau yang menimpa. Salah satu contohnya mempublikasikan kegalaunya di media sosial ( facebook, twitter, BBM, WA, Line dan sebagainya ).
Bahaya guys , bila kegalauan kita disebarkan dimedia apapun. Kita ingin mencari solusi kan , namun terkadang pada akhirnya akan menambah masalah. Galau sendiri itu kan masalah hati kenapa harus disampaikan rame-rame hingga seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia itu tau. Bila galau sudah memasuki medium galau tingkat tinggi atau bahasa kerenya galau tingkat dewa maka wajib segera untuk diobati jangan sampai galau menular ke sendi manapun. Hati yang cemas , pikiran kosong , gundang gulana, bimbang, emosian , perasaan tidak tenang, , perasaan tidak tenang, hampa, sedih , dan biasanya akan lari ke rokok, minuman dan aktivitas negative lainya.
Berikut beberapa hal yang harus dihindari ketika sedang galau :
1.     1.  Hindari music melankolis
Music melankolis malah akan membuat perasaan kita semakin tidak karuan, bagi pegalau yang sedang mengalami galau tingkat dewa sebaiknya mendengarkan music yang bersemangat yang akan membuat pikiran kita menjadi tenang dan fres lagi.
2.     2.  Perbanyak menangis
3. Menangis bukan berarti kita ceneng. Meangis dapat mengeluarkan hormon stress yang bernama endorphin leucine enkhaphalin dan prolactin yang dapat membantu kita mengurangi resiko darah tinggi.
3.      4. Curhat
Dengan curhat dengan sahabat orang tua atau pun saudara mungkin mereka akan membantu kita menemukan solusi dari permasalahan yang membuat  kita menjadi galau.
4.      5. Liburan
Berlibur dapat membuat kitra menghilangkan kepenatan jiwa dan perasaan kita yang sebelumnya tegang akan sedikit kendor dan bahkan hilang.

Guys , itulah pemaparan tentang “ galau “ dan semoga kita lebih bisa lagi menghindari yang namanya kata “ galau “. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda , Terimakasih !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar